Radio SSB ICOM IC-M718 merupakan perangkat radio HF SSB berdaya pancar hingga 100 watt yang dirancang untuk mendukung komunikasi jarak jauh. Perangkat ini ideal digunakan pada kapal nelayan, kapal kerja, kapal logistik, posko lapangan, hingga lokasi terpencil yang memiliki keterbatasan jaringan telepon seluler maupun internet.
Dalam praktik pencarian pasar, nama ICOM IC-M718 kerap digunakan untuk merujuk pada radio SSB HF dari keluarga Icom yang populer, termasuk seri Icom IC-718. Karena itu, sebelum pembelian penting untuk memastikan tipe unit, konfigurasi frekuensi, kelengkapan aksesori, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan komunikasi dan ketentuan perizinan radio yang berlaku. Dengan kemampuan menerima sinyal dari 0,030 hingga 29,999 MHz serta pilihan mode USB, LSB, CW, RTTY/FSK, dan AM, radio ini menawarkan fleksibilitas tinggi untuk komunikasi HF.
Radio SSB atau Single Side Band merupakan sistem komunikasi radio yang menggunakan pita frekuensi HF untuk menjangkau area yang jauh. Berbeda dengan radio VHF yang umumnya efektif untuk komunikasi line-of-sight atau jarak pandang, radio HF SSB dapat memanfaatkan propagasi gelombang radio sehingga komunikasi dapat dilakukan antarpulau, lintas wilayah, bahkan berpotensi menjangkau antarnegara bergantung pada kondisi frekuensi, antena, daya pancar, waktu penggunaan, dan cuaca ruang angkasa.
ICOM IC-M718/IC-718 dikenal sebagai pilihan radio HF yang ringkas namun bertenaga. Dengan daya output maksimal 100 watt pada mode SSB, CW, dan RTTY, perangkat ini dapat memberikan performa komunikasi yang kuat ketika dipadukan dengan antena HF yang sesuai dan instalasi yang benar.
Bagi pelayaran dan aktivitas maritim, keberadaan radio SSB sangat penting sebagai sarana komunikasi alternatif ketika kapal berada jauh dari pantai. Radio ini dapat digunakan untuk koordinasi operasional, komunikasi dengan rekan kapal, menerima informasi, hingga menunjang kebutuhan komunikasi di wilayah yang tidak terjangkau jaringan konvensional.
ICOM IC-M718 memiliki spesifikasi yang mendukung kebutuhan komunikasi HF profesional maupun operasional. Unit ini menyediakan cakupan penerimaan frekuensi 0,030 sampai 29,999 MHz. Rentang penerimaan yang dijamin berada pada 0,5 hingga 29,999 MHz, sementara cakupan frekuensi pancar dapat berbeda sesuai versi perangkat dan pengaturan regional.
Untuk frekuensi transmisi, radio mendukung sejumlah pita HF, antara lain 1,800–1,999 MHz, 3,500–3,999 MHz, 7,000–7,300 MHz, 10,100–10,150 MHz, 14,000–14,350 MHz, 18,068–18,168 MHz, 21,000–21,450 MHz, 24,890–24,990 MHz, dan 28,000–29,700 MHz. Perbedaan akses frekuensi transmisi dapat terjadi berdasarkan versi unit, sehingga pengguna harus memastikan legalitas serta alokasi frekuensi sesuai izin yang dimiliki.
Radio ini mendukung mode USB, LSB, CW, RTTY atau FSK, serta AM. Mode USB dan LSB sangat penting untuk komunikasi suara SSB, sedangkan CW dan RTTY dapat digunakan untuk kebutuhan komunikasi berbasis sinyal atau data tertentu. Resolusi frekuensi mencapai 1 Hz, sehingga pengguna dapat melakukan pengaturan kanal dengan lebih presisi.
Dari sisi kestabilan frekuensi, ICOM IC-M718 menawarkan stabilitas kurang dari ±200 Hz pada satu hingga 60 menit setelah perangkat dinyalakan. Setelah beroperasi satu jam pada suhu sekitar 25°C, stabilitasnya kurang dari ±30 Hz per jam. Kemampuan ini membantu menjaga kualitas komunikasi, terutama pada frekuensi HF yang membutuhkan penyetelan akurat.
Perangkat membutuhkan catu daya 13,8 V DC dengan toleransi ±15%. Saat menerima sinyal, konsumsi arus sekitar 1,3 A pada kondisi standby dan 2,0 A pada volume audio maksimum. Ketika memancar pada daya 100 watt, konsumsi arus dapat mencapai 20 A. Oleh sebab itu, instalasi pada kapal atau posko perlu menggunakan sumber daya DC yang memadai, kabel berkualitas, sekring pengaman, dan sistem grounding yang tepat.
Dalam mode SSB, CW, dan RTTY, radio ini menawarkan daya pancar yang dapat diatur dari 2 hingga 100 watt. Pada mode AM, output daya berada pada rentang 2 hingga 35 watt. Fleksibilitas pengaturan daya tersebut berguna untuk menyesuaikan kebutuhan komunikasi, menghemat konsumsi energi, dan mengurangi risiko gangguan terhadap pengguna frekuensi lain.
Sistem modulasi SSB menggunakan balanced modulation, sedangkan mode AM menggunakan low level modulation. Selain itu, tingkat emisi tak diinginkan berada di bawah –50 dB dari daya puncak output. Carrier suppression lebih dari 40 dB dan unwanted sideband lebih dari 50 dB membantu menghasilkan transmisi yang lebih bersih dan meminimalkan gangguan sinyal di luar kanal komunikasi.
Pada bagian penerima, ICOM IC-M718 menggunakan sistem double-conversion superheterodyne. Teknologi ini membantu perangkat menerima dan memproses sinyal HF dengan lebih stabil. Sensitivitas penerimaan pada mode SSB, CW, dan RTTY mencapai 0,16 μV pada rasio sinyal terhadap derau 10 dB untuk rentang 1,8 hingga 29,999 MHz.
Untuk mode AM, sensitivitas penerimaan berada pada 13 μV di rentang 0,5 hingga 1,799 MHz, serta 2 μV pada rentang 1,8 hingga 29,999 MHz. Kemampuan tersebut membuat radio tetap dapat menangkap sinyal yang relatif lemah, terutama ketika kondisi propagasi HF berubah-ubah.
Selektivitas pada mode SSB, CW, dan RTTY lebih dari 2,1 kHz pada –6 dB serta kurang dari 4,5 kHz pada –60 dB. Pada mode AM, selektivitas lebih dari 6,0 kHz pada –6 dB dan kurang dari 20 kHz pada –40 dB. Spurious dan image rejection lebih dari 70 dB pada frekuensi 1,8 hingga 29,999 MHz turut membantu mengurangi penerimaan sinyal bayangan dan gangguan frekuensi yang tidak diinginkan.
Keunggulan utama radio SSB ICOM IC-M718 adalah kemampuannya mendukung komunikasi jarak jauh. Dengan daya hingga 100 watt dan dukungan pita HF, perangkat ini dapat menjadi solusi komunikasi andal untuk kebutuhan antarpulau, pelayaran jarak jauh, wilayah perbatasan, perkebunan, pertambangan, kegiatan ekspedisi, dan lokasi kerja terpencil.
Desain unit yang relatif kompak juga menjadi nilai tambah. Radio ini berdimensi sekitar 240 × 95 × 239 mm dengan berat 3,8 kg, sehingga mudah dipasang pada panel kapal, kendaraan operasional, ruang komunikasi, atau posko darat. Rentang suhu operasi –10°C hingga +60°C membuatnya dapat digunakan pada beragam kondisi lingkungan kerja.
ICOM IC-M718 menyediakan 101 kanal memori, terdiri dari 99 kanal reguler dan dua scan edge. Fitur ini memudahkan operator menyimpan frekuensi penting agar tidak perlu melakukan penyetelan ulang secara manual setiap kali digunakan. Konektor antena SO-239 dengan impedansi 50 ohm juga memudahkan integrasi dengan sistem antena HF yang kompatibel.
Kualitas audio menjadi faktor penting dalam komunikasi jarak jauh. Radio ini memiliki output audio lebih dari 2 watt pada beban 8 ohm dan menyediakan konektor speaker eksternal 3,5 mm. Saat dipadukan dengan speaker eksternal yang sesuai, suara komunikasi dapat terdengar lebih jelas di ruang mesin, kabin kapal, atau area kerja yang bising.
Pastikan kebutuhan perangkat radio HF Anda didukung oleh instalasi antena, power supply, grounding, serta pengaturan frekuensi yang sesuai. Pengoperasian radio pemancar juga perlu mengikuti regulasi dan perizinan telekomunikasi yang berlaku di Indonesia.
Untuk pemesanan Radio SSB ICOM IC-M718 atau konsultasi kebutuhan radio komunikasi kapal dan area terpencil, hubungi WhatsApp 081586838888. Anda juga dapat mengunjungi website resmi Alnindo dan Alnindo Indonesia untuk mendapatkan informasi serta harga spesial.
Alamat kami:
Perkantoran, Jl. Taman Palem Mutiara No. 1 Blok A18, RT.7/RW.14, Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730.
Radio SSB ICOM IC-M718 adalah radio HF berdaya hingga 100 watt untuk komunikasi jarak jauh. Nama tersebut sering dikaitkan dengan seri radio HF Icom IC-718 yang umum digunakan untuk kebutuhan komunikasi kapal, nelayan, posko, dan lokasi terpencil.
Ya. Radio HF SSB dapat mendukung komunikasi antarpulau dan jarak jauh apabila menggunakan frekuensi yang tepat, antena yang sesuai, instalasi yang baik, serta kondisi propagasi radio mendukung.
Pada mode SSB, CW, dan RTTY, daya pancar dapat diatur dari 2 watt hingga 100 watt. Pada mode AM, daya pancarnya berada pada kisaran 2 hingga 35 watt.
Mode komunikasi apa saja yang tersedia?
Radio ini mendukung USB, LSB, CW, RTTY atau FSK, dan AM. Untuk komunikasi suara HF SSB, mode USB dan LSB merupakan mode yang paling umum digunakan.
Apakah radio ini membutuhkan listrik AC?
Tidak secara langsung. Perangkat membutuhkan suplai 13,8 V DC dengan toleransi ±15%. Pada saat memancar dengan daya 100 watt, radio dapat mengonsumsi arus hingga 20 A.
Radio ini cocok untuk kebutuhan komunikasi kapal selama pemasangan dilakukan dengan benar, termasuk penggunaan antena HF, kabel daya yang memadai, sekring pengaman, grounding, serta perlindungan dari kondisi lingkungan laut.
Apakah penggunaan radio SSB harus memiliki izin?
Ya. Penggunaan frekuensi radio dan perangkat pemancar perlu mengikuti ketentuan, alokasi frekuensi, serta perizinan telekomunikasi yang berlaku. Pastikan penggunaan perangkat sesuai regulasi yang relevan.